Pesanan Pembelian
T1. Apa tujuan modul Pesanan Pembelian?
Modul Pesanan Pembelian (PO) membantu mengelola perjanjian pembelian dengan klien/perusahaan.
- Menyimpan detail PO spesifik klien.
- Melacak nomor PO, jumlah, tanggal terbit/kedaluwarsa.
- Menautkan PO ke penagihan dan faktur.
- Memelihara catatan untuk tim audit dan keuangan.
T2. Siapa yang biasanya menggunakan modul ini?
- Tim Keuangan → Untuk kepatuhan penagihan.
- Tim Operasi → Untuk memverifikasi pesanan klien sebelum eksekusi perjalanan.
- Admin → Untuk membuat, mengedit, atau menghapus PO.
T3. Bidang apa yang ditampilkan dalam tampilan daftar PO?
Dalam daftar Pesanan Pembelian, kolom berikut muncul:
- Klien
- Perusahaan Klien
- Nomor PO
- Tindakan (✏️ Edit, 🗑️ Hapus)
T4. Bagaimana cara membuat Pesanan Pembelian baru?
Langkah-langkah:
- Navigasikan ke Keuangan → Pesanan Pembelian.
- Klik tombol ➕ Tambah.
- Isi detail:
- Klien (Pilih dari menu tarik-turun)
- Perusahaan Klien
- Nomor PO
- Tanggal Terbit & Tanggal Kedaluwarsa
- Mata Uang & Jumlah
- Catatan (opsional)
- Klik Simpan → PO dibuat.
T5. Apa saja bidang minimum yang wajib saat membuat PO?
- Klien
- Perusahaan Klien
- Nomor PO
- Tanggal Terbit
- Mata Uang
- Jumlah
T6. Bagaimana cara mengedit PO yang ada?
Langkah-langkah:
- Buka Keuangan → Pesanan Pembelian.
- Temukan catatan dalam daftar.
- Klik ✏️ Edit.
- Ubah bidang yang diperlukan (tanggal, jumlah, dll.).
- Klik Simpan untuk memperbarui.
T7. Bagaimana cara menghapus PO?
Langkah-langkah:
- Dalam daftar PO, temukan catatan.
- Klik ikon 🗑️ Hapus.
- Konfirmasikan penghapusan → PO dihapus.
T8. Bagaimana cara menghapus beberapa PO secara massal?
Langkah-langkah:
- Centang kotak di samping beberapa PO.
- Buka menu 3 titik (⋮) di kanan atas.
- Pilih Hapus Massal.
- Konfirmasikan penghapusan → Semua PO yang dipilih dihapus.
T9. Bagaimana cara mencari PO tertentu?
Langkah-langkah:
- Gunakan bilah Pencarian di kanan atas.
- Masukkan kata kunci → Nama Klien.
- Tekan Cari → Hasil difilter.
T10. Dapatkah saya memfilter PO berdasarkan tanggal?
Tidak.
T11. Bagaimana cara mengunggah PO sekaligus?
Langkah-langkah:
- Buka daftar Pesanan Pembelian.
- Klik menu 3 titik (⋮) → Pilih Unggah.
- Pilih Templat Unggah yang telah ditentukan.
- Unggah file Excel/CSV Anda.
- Sistem memvalidasi → Mengimpor PO secara massal.
T12. Bagaimana cara mengunduh PO?
Langkah-langkah:
- Buka daftar Pesanan Pembelian.
- Klik menu 3 titik (⋮).
- Pilih Unduh → PO diekspor dalam Excel/CSV.
T13. Tindakan apa yang tersedia di menu 3 titik (⋮)?
- Hapus Massal (menghapus beberapa PO).
- Unggah (impor PO secara massal).
- Unduh (ekspor PO).
T14. Tindakan apa yang tersedia dari ikon roda gigi (⚙️)?
- Menyesuaikan visibilitas kolom dalam Tabel/daftar.
- Menampilkan/menyembunyikan bidang tertentu (mis. Perusahaan Klien, Nomor PO).
T15. Bagaimana cara melacak kedaluwarsa PO?
- Setiap PO memiliki Tanggal Terbit dan Tanggal Kedaluwarsa.
- Keuangan/Admin dapat memfilter PO yang kedaluwarsa menggunakan bilah pencarian.
- PO yang kedaluwarsa harus diperbarui/diperpanjang.
T16. Apa kegunaan bidang Catatan di PO?
Bidang Catatan memungkinkan Anda mencatat informasi tambahan seperti:
- Instruksi khusus klien.
- Ketentuan pembayaran.
- Pengingat pembaruan.
T17. Dapatkah saya mengubah mata uang PO yang ada?
Ya.
Buka PO dalam mode Edit.
Perbarui bidang Mata Uang.
Simpan perubahan → Semua laporan mendatang mencerminkan mata uang baru.
T18. Apakah ada log audit untuk PO?
✅ Ya. Setiap tindakan PO (Buat/Edit/Hapus) dicatat dengan:
- Nama pengguna
- Tindakan yang dilakukan
- Tanggal & waktu
T19. Bagaimana PO terintegrasi dengan faktur?
- PO dapat dirujuk dalam Faktur untuk validasi.
- Membantu memastikan penagihan berada dalam batas PO.
- Mencegah penagihan tanpa pesanan pembelian klien yang valid.
T20. Dapatkah saya memperbarui Pesanan Pembelian yang kedaluwarsa?
Langkah-langkah:
- Buka Keuangan → Pesanan Pembelian.
- Cari PO yang kedaluwarsa berdasarkan klien atau nomor.
- Klik ✏️ Edit.
- Perbarui Tanggal Kedaluwarsa ke tanggal mendatang.
- Secara opsional sesuaikan Jumlah atau Catatan.
- Simpan → PO sekarang diperbarui.
T21. Dapatkah saya membatasi siapa yang dapat membuat atau mengedit Pesanan Pembelian?
Ya, melalui izin berbasis peran.
- Admin menavigasi ke Pengguna → Admin.
- Tetapkan peran dengan hak akses (Buat/Edit/Hapus).
- Pengguna tanpa hak hanya dapat melihat PO.
T22. Bagaimana cara memvalidasi jumlah PO terhadap faktur?
Saat membuat faktur:
- Pilih PO klien.
- Sistem memeriksa apakah total faktur ≤ Jumlah PO.
- Jika faktur melebihi PO → Peringatan/Blokir ditampilkan.
T23. Dapatkah saya melacak status PO (Aktif, Kedaluwarsa, Tertutup)?
- Status ditentukan otomatis berdasarkan Tanggal Kedaluwarsa.
- Aktif → Dalam rentang tanggal.
- Kedaluwarsa → Melewati Tanggal Kedaluwarsa.
- Tertutup → Ditandai secara manual sebagai tertutup oleh admin.
Status membantu keuangan untuk dengan cepat memeriksa PO yang valid vs tidak valid.
T24. Bagaimana cara memastikan Nomor PO unik?
- Sistem memberlakukan keunikan saat pembuatan.
- Jika Nomor PO duplikat dimasukkan → Kesalahan ditampilkan.
- Gunakan konvensi penomoran spesifik klien (mis. TCS/2025/001).
T25. Dapatkah saya mengekspor PO untuk satu klien saja?
Langkah-langkah:
- Buka Keuangan → Pesanan Pembelian.
- Cari/filter berdasarkan nama Klien.
- Klik menu 3 titik (⋮) → Unduh.
- Hanya catatan yang difilter yang diekspor.
T26. Bagaimana cara mencetak Pesanan Pembelian?
Langkah-langkah:
- Buka catatan PO.
- Gunakan opsi Cetak/Ekspor ke PDF (jika diaktifkan).
- Simpan atau langsung cetak PO untuk dibagikan dengan klien.